Pengaruh Permainan Tradisional "Patok Lele" Terhadap Perkembangan Fisik Motorik Kasar Anak Usia Dini di Paud Khairu Ummah Montong Tanggak

Authors

  • Sry Anita Rachman Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Institut Pendidikan Nusantara Global, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
  • Samsul Mujtahidin Institut Pendidikan Nusantara Global
  • Farlina Hardianti Institut Pendidikan Nusantara Global

DOI:

https://doi.org/10.59086/jkip.v4i4.1340

Keywords:

Fisik Motorik, Patok lele, Anak Usia Dini

Abstract

Fisik motorik kasar adalah suatu gerakan-gerakan besar yang di lakukan anak pada setiap kegiatan yang di lakukan. Fisik motorik kasar pada anak sangat perlu di kembangkaan Karana merupakan salah satu aspek dari perekembangan anak yang harus bisa terstimulasi dengan baik. Fisik Motorik ini bisa di kembangkan melalui permainan atau kegiatan yang bisa di mainkan anak sesuai dengan kemampuannya. permainan tradisional Patok lele adalah salah satu permainan yang bisa dilakukan anak, permainan tradisional ini sudah banyak tidak di kenali pada lingkungan zaman sekarang, dan perlu di kenalkan kembali karena permainan ini menjadi salah satu permainan yang paling efektif untuk mengembangkan Fisik motorik kasar pada anak, yang di mana permainan ini lebih banyak membutuhkan gerakan-gerakan besar. Hasil dari penelitian ini sebelum dan sesudah anak memainkan permainan patok lele, dari 4 anak dengan Keriteria penilaian BB dan MB dan persentasi nilai rata-rata di katakan berhasil 70%, setelah anak di berikan perlakuan keriteria penilaian meningkat kek BSB dan BSH dengan peresentasi keberhasilan 85%.
 
Gross motoric physical is a large movement that children do in every activity they do. Gross motoric physical in children really needs to be developed because it is one aspect of child development that must be stimulated well. This motoric physical can be developed through games or activities that children can play according to their abilities. The traditional game Patok lele is one of the games that children can play, this traditional game is not widely recognized in today's environment, and needs to be reintroduced because this game is one of the most effective games for developing gross motoric physical in children, where this game requires more large movements. The results of this study before and after the children played the patok lele game, from 4 children with BB and MB assessment criteria and the average percentage score was said to be successful at 70%, after the children were given treatment the assessment criteria increased to BSB and BSH with a success percentage of 85%.
 

References

Achroni, K. (2012). Permainan Tradisional sebagai Media Pendidikan Anak. Gresik: Universitas Muhammadiyah Gresik.

Alfisyah, A., & Rini, J. (2023). Studi etnomatematika dalam permainan tradisional patok lele pada komunitas TGR Pekalongan. Prosiding UIN Gusdur

Arsyad, Azhar. 2006. Media Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta. 2011. Mediia Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Dananjaya, J. (2002). Folklore Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, dan Lain-lain. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Daryanto (2011) . Media Pembelajaran. Bandung: Satu Nusa.

Gallahue, D. L., & Ozmun, J. C. (2006). Understanding Motor Development: Infants, Children, Adolescents, Adults. Boston: McGraw-Hill.

Harahap, S. S. (2025). Mengenal patok lele, permainan tradisional asah ketangkasan dan kebersamaan. Good News From Indonesia.

Heinich, R., Molenda, M., Russell, J. D., & Smaldino, S.E. (2002). Instructional media an technology for learning, 7th edition. New Jersey: Prentice Hall, Inc.

Hurlock, E. B. (1999). Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga.

Kurniawan, M.R ( 2018 ) permainan tradisional sebagai sumber belajar alternatif berbasis kearifan lokal pembelajaran di sekolah dasar 8 (2), 98-111.

Papalia, D. E., Olds, S. W., & Feldman, R. D. (2009). Human Development. New York: McGraw-Hill.

Purwaningsih, E. (2010). Nilai-nilai Kearifan Lokal dalam Permainan Tradisional. Gresik: Universitas Muhammadiyah Gresik.

Santrock, J. W. (2011). Child Development. New York: McGraw-Hill.

Sujiono, Y. N. (2013). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: PT Indeks.

Wibowo, A. (2015). Hakikat Permainan Tradisional dalam Pendidikan Anak. Kudus: IAIN Kudus.

Wulandari, N. D., & Agung, R. M. (2024). Permainan “cublak cublak suweng” sebagai sarana Pengembangan Pendidikan Karakter Generasi Muda sebagai Upaya persiapan menuju Indonesia emas 2045. WIKSA: Prosiding Pendidikan Sejarah Universitas Indraprasta PGRI, 1(2), 396-408.

Downloads

Published

2025-12-25

How to Cite

Rachman, S. . A., Mujtahidin, S., & Hardianti, F. (2025). Pengaruh Permainan Tradisional "Patok Lele" Terhadap Perkembangan Fisik Motorik Kasar Anak Usia Dini di Paud Khairu Ummah Montong Tanggak . Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 4(4), 266–271. https://doi.org/10.59086/jkip.v4i4.1340