Peran Orang Tua dalam Membentuk Regulasi Emosi dan Kemandirian Anak Usia Dini

Authors

  • Suaidah Lubis Universitas Medan Area
  • Sintong Ekapriasi Situmeang Universitas Medan Area
  • Ika Nurhandayani Universitas Medan Area
  • Irma Manurung Universitas Medan Area
  • Dwi Ayu Ningsih Universitas Medan Area
  • Hafnizar Hafnizar Universitas Medan Area
  • Tengku Nuranasyah Syam Universitas Medan Area
  • Lenny Marlina Simbolon Universitas Medan Area
  • Dohar Mauli Manurung Universitas Medan Area

Keywords:

Parental Role, Emotional Regulation, Independence, Early Childhood

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam membentuk regulasi emosi dan kemandirian anak usia dini di TK Bhineka Tunggal Ika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas lima orang tua yang memiliki anak usia 4–6 tahun dan terlibat langsung dalam pengasuhan sehari-hari, serta didukung oleh informasi dari guru kelas. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap subjek menerapkan pola pendampingan yang berbeda dalam membentuk regulasi emosi dan kemandirian anak. Regulasi emosi anak terbentuk melalui respon emosional orang tua yang hangat, keteladanan dalam mengelola emosi, serta komunikasi yang membantu anak mengenali dan mengekspresikan perasaannya. Sementara itu, kemandirian anak berkembang melalui pembiasaan aktivitas sehari-hari, pemberian kesempatan untuk mencoba secara mandiri, serta penguatan positif dari orang tua. Faktor pendukung dalam pendampingan meliputi kesabaran dan kesadaran orang tua, sedangkan faktor penghambat berupa keterbatasan waktu dan kelelahan. Penelitian ini menegaskan bahwa kualitas pendampingan orang tua berperan penting dalam mendukung perkembangan regulasi emosi dan kemandirian anak usia dini.
 
This study aims to describe the role of parents in shaping emotional regulation and independence in early childhood at TK Bhineka Tunggal Ika. This research employed a qualitative descriptive approach. The research subjects consisted of five parents of children aged 4–6 years who were directly involved in daily caregiving, supported by information from classroom teachers. Data were collected through in-depth interviews and participant observation. The findings indicate that each subject applied different parenting practices in supporting children’s emotional regulation and independence. Emotional regulation was developed through warm emotional responses, parental role modeling, and communication that helped children recognize and express their emotions. Children’s independence was fostered through daily habituation, opportunities for autonomous practice, and positive reinforcement. Supporting factors included parental patience and awareness, while inhibiting factors involved time constraints and parental fatigue. This study highlights that the quality of parental involvement plays a crucial role in promoting emotional regulation and independence in early childhood.

References

Sujiono, Y. N. (2014). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Indeks.

Hurlock, E. B. (2013). Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga.

Gottman, J. M. (2007). Raising an emotionally intelligent child. Simon & Schuster.

Suryana, D. (2016). Pendidikan Anak Usia Dini: Teori dan Praktik Pembelajaran. Jakarta: Kencana

Downloads

Published

2026-01-29

How to Cite

Lubis, S., Situmeang, S. E., Nurhandayani, I., Manurung, I., Ningsih, D. A., Hafnizar, H., Syam, T. N., Simbolon, L. M., & Manurung, D. M. (2026). Peran Orang Tua dalam Membentuk Regulasi Emosi dan Kemandirian Anak Usia Dini. Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 5(1), 61–65. Retrieved from https://jurnal.risetilmiah.ac.id/index.php/jkip/article/view/1338

Issue

Section

Artikel