Rendahnya Partisipasi Perempuan Dalam Pencalonan Kepala Desa Di Desa Duwanur Kecamatan Adonara Barat

Authors

  • Fitrah Hamzah Universitas Muhammdiyah Maumere
  • Abdullah Muis Kasim Universitas Muhammdiyah Maumere
  • Vinsensius Herianto Ndori Universitas Muhammdiyah Maumere

DOI:

https://doi.org/10.59086/jkip.v4i4.1219

Keywords:

Partisipasi perempuan, Pencalonan, Kepala desa

Abstract

Partisipasi politik perempuan merupakan prasyarat penting bagi terwujudnya demokrasi yang inklusif, namun di Desa Duwanur keterlibatan perempuan dalam pencalonan kepala desa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi perempuan dalam pencalonan kepala desa serta mengidentifikasi upaya yang dapat meningkatkan partisipasi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data primer dari pemerintah desa, tokoh perempuan, dan tokoh masyarakat, serta data sekunder berupa peraturan perundang-undangan dan literatur terkait. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya partisipasi perempuan dipengaruhi oleh kuatnya budaya patriarki, keterbatasan pendidikan politik, rendahnya kepercayaan diri, serta minimnya dukungan pemerintah desa. Temuan utama menegaskan bahwa pendidikan politik yang berkelanjutan dan dukungan institusional dari pemerintah desa berperan signifikan dalam meningkatkan kapasitas dan keberanian perempuan untuk terlibat dalam pencalonan kepala desa. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pemerintah desa dalam merancang kebijakan pemberdayaan perempuan guna mendorong demokrasi desa yang lebih partisipatif dan berkeadilan gender.
 
Women's political participation is an important prerequisite for the realization of inclusive democracy, but in Duwanur Village, women's involvement in village head elections is still low. This study aims to analyze the level of women's participation in village head elections and identify efforts that can increase this participation. The study uses a descriptive qualitative approach with primary data sources from the village government, women leaders, and community leaders, as well as secondary data in the form of laws and regulations and related literature. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed through the stages of reduction, presentation, and conclusion drawing. The results of the study show that low female participation is influenced by strong patriarchal culture, limited political education, low self-confidence, and minimal support from the village government. The main findings confirm that continuous political education and institutional support from the village government play a significant role in increasing women's capacity and courage to participate in village head elections. This study provides practical implications for village governments in designing women's empowerment policies to promote a more participatory and gender-equitable village democracy.
 

References

Adriani, S., & Maulia, S. T. (2024). Partisipasi perempuan dalam politik. Journal of Practice Learning and Educational Development, 4(2), 131–136. https://doi.org/10.58737/jpled.v4i2.287

Ahmad, A., Mahmood, Q. K., Saud, M., & Mas’udah, S. (2019). Women in democracy: The political participation of women. Masyarakat, Kebudayaan dan Politik, 32(2), 114–122. https://doi.org/10.20473/mkp.v32i22019.114-122

Arsyadi, W. (2023). Partisipasi perempuan dalam politik di Desa Sesaot Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat [Skripsi].

Calesna, V., Batu Bara, B. M., & Angelia, N. (2020). Partisipasi perempuan dalam kelembagaan desa (Studi pada Kantor Desa Perpanden Kecamatan Kutalimbaru). Jurnal Ilmu Pemerintahan, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi (JIPIKOM), 2(2), 128–136. https://doi.org/10.31289/jipikom.v2i2.351

Citriadin, Y. (2020). Metode penelitian kualitatif (Suatu pendekatan dasar). Sanabil Creative.

Dawis, A. M., Meylani, Y., Heryana, N., Alfathoni, M. A. M., Sriwahyuni, E., Ristiyana, R., Januarsi, Y., Wiratmo, P. A., Dasman, S., Mulyani, S., Agit, A., Shoffa, S., & Baali, Y. (2023). Pengantar metodologi penelitian.

Dewi, A. A. I. A. A., Yuniti, I. G. A. D., Yanti, A. A. I. E. K., & Dewi, G. A. A. P. (2022). Partisipasi perempuan dalam politik dan jabatan publik di Kota Denpasar.

Garis, R. R., & Trisnia, T. (2021). Partisipasi politik perempuan dalam pemilihan kepala desa Muktisari Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis tahun 2020. Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara, 8(1), 171–177.

Haumeni, I. R. (2022). Desa dalam pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Kupang pada tahun 2018 [Tesis].

Ikhsan, R. (2023). Women’s participation in political parties. Social Science Studies, 3(6), 516–544. https://doi.org/10.47153/sss36.6712023

Inglehart, R., & Norris, P. (2003). Rising tide: Gender equality and cultural change around the world. Cambridge University Press.

Kahpi, L. (2024). Analisis partisipasi politik perempuan di Indonesia: Faktor penghambat dan pendorong. Analisis Partisipasi Politik Perempuan di Indonesia, 8(1), 66.

Krook, M. L. (2010). Quotas for women in politics: Gender and candidate selection reform worldwide. Oxford University Press.

Kusuma, S. (2025). Partisipasi perempuan dalam kepemimpinan sebagai kepala desa di Desa Pancanegara Kecamatan Pabuaran Kabupaten Serang Banten. Jurnal Pendidikan, Kewarganegaraan, Hukum, Sosial dan Politik, 8(1), 72–94.

Muspawi, S. (2024). Memahami sumber data penelitian: Primer, sekunder, dan tersier. Jurnal Edu Research: Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS), 5(3), 110–116.

Nalle, G. D., Lawalu, S. P. A., & Peten, Y. Y. P. (2024). Partisipasi perempuan dalam proses pengambilan keputusan di Desa Pledo. Jurnal Nusantara Berbakti, 2(3), 76–86. https://doi.org/10.59024/jnb.v2i3.382

Priandi, R., & Roisah, K. (2019). Upaya meningkatkan partisipasi politik perempuan dalam pemilihan umum di Indonesia. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 1(1), 106–116. https://doi.org/10.14710/jphi.v1i1.106-116

Paxton, P., Kunovich, S., & Hughes, M. M. (2007). Gender in politics. Annual Review of Sociology, 33, 263–284. https://doi.org/10.1146/annurev.soc.33.040406.131651

Ramadhan, I. (2023). Analisis partisipasi masyarakat dan pemerintah daerah dalam pengembangan sektor pariwisata Bukit Lawang Kecamatan Bahorok. Edunomika, 8(1), 1–11.

Siregar, E. Z. (2020). Partisipasi masyarakat dalam pemberdayaan lingkungan. Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, 3, 144–146.

Sutriani, E., & Octaviani, R. (2019). Analisis data dan pengecekan keabsahan data. INA-Rxiv, 1–22.

Talaohu, R. A. (2021). Partisipasi politik kaum perempuan dalam pemilu legislatif di Kecamatan Ambalau Kabupaten Buru Selatan. Besterkunde: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 16–17.

Verba, S., Schlozman, K. L., & Brady, H. E. (1995). Voice and equality: Civic voluntarism in American politics. Harvard University Press

Sumber Peraturan Perundang-Undangan:

Undang-Undang Dasr Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Pasal 27 ayat (1)–(2).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, Pasal 173 ayat (2) huruf e.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa, Pasal 1 ayat (5), ayat (9), dan Pasal 21.

Downloads

Published

2026-01-06

How to Cite

Hamzah, F., Kasim, A. M., & Ndori , V. H. (2026). Rendahnya Partisipasi Perempuan Dalam Pencalonan Kepala Desa Di Desa Duwanur Kecamatan Adonara Barat. Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 4(4), 234–241. https://doi.org/10.59086/jkip.v4i4.1219