Optimalisasi Peran Kader Posyandu dalam Deteksi Hipertensi, Upaya Promotif dan Preventif Hipertensi

Authors

  • Menik Kustriyani Universitas Widya Husada Semarang
  • Endang Supriyanti Universitas Widya Husada Semarang
  • Dwi Nur Aini Universitas Widya Husada Semarang
  • Mariyati Mariyati Universitas Widya Husada Semarang
  • Arifianto Arifianto Universitas Widya Husada Semarang

DOI:

https://doi.org/10.59086/jpm.v3i1.492

Keywords:

Posyandu Cadre, Hypertension

Abstract

Hipertensi mempengaruhi 1 dari 3 orang dewasa diseluruh dunia, kondisi ini dapat menyebabkan stroke, penyakit jantung, kerusakan ginjal dan banyak masalah lainnya. Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi target global untuk mengurangi prevalensinya sebesar 33% antara tahun 2010 – 2030. Sekitar 46% orang yang menderita hipertensi tidak menyadari bahwa mereka mengidap penyakit tersebut. Permasalahan pada Mitra yaitu kader kesehatan belum mengetahui tentang hipertensi Tujuan: dari kegiatan ini melakukan edukasi pada kader dan warga yang beresiko hipertensi, mengajarkan kader melakukan pemeriksaan tekanan darah. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian yakni dengan memberikan kuesioner sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang hipertensi dan mengajarkan penggunaan tensimeter, diskusi dan tanya jawab. Hasil: terjadi peningkatan pengetahuan setelah diberikan edukasi dari 13,33% dengan pengetahuan baik menjadi 73,34 pengetahuan baik. Peserta antusias saat diberikan edukasi dan demonstrasi Kesimpulan: Pemberian edukasi pada kader dan warga meningkatkan pengetahuan, demonstrasi dan pedampingan pada kader dalam mengukur tekanan darah meningkat.

Hypertension affects 1 in 3 adults worldwide, this condition can cause stroke, heart disease, kidney damage and many other problems.Hypertension is a non-communicable disease that has become a global target to reduce its prevalence by 33% between 2010 – 2030.About 46% of people who suffer from hypertension are not aware that they have the disease. The problem with Partners is that health cadres do not know about hypertension. Objective: This activity provides education to cadres and residents who are at risk of hypertension, teaching cadres to check blood pressure. The method used in community service activities is by providing questionnaires before and after providing education about hypertension and teaching the use of blood pressure monitors, discussions and questions and answers.Results: there was an increase in knowledge after being given education from 13.33% with good knowledge to 73.34 % with good knowledge. Participants were enthusiastic when given education and demonstrations. Conclusion: Providing education to cadres and residents increases knowledge, demonstrations and assistance to cadres in measuring increased blood pressure.

References

Fadillah, N. A., Rahman, F., Sari Ayuningtias, S., & Exavarani Susanto, W. (2022). Pembentukan Kader Hipertensi sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam pemantauan kejadian hipertensi. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(2), 714–720. https://doi.org/10.31764/JPMB.V6I2.8577

Fakhriyah, F., Damayanti, D., Anjani, A., Sari, E. F. P., Nyssa, T. N., & Zaliha, Z. (2022). Kader Siaga Hipertensi Sebagai Pencegahan Dan Pemantauan Hipertensi. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(2), 771–778. https://doi.org/10.31764/JPMB.V6I2.8688

Hakim, A. R., Saputri, R., Shelvia Savitri, A., Ujuldah, A., Damayanti, A., Griselda Gumarus, E., Sadlia, F., Defitamira, O., Normaya Sari, R., & Ananda Vania, R. (2023). P Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Mengedukasi Dari Kader Kesehatan Tentang Penyakit Hipertensi: Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Mengedukasi Dari Kader Kesehatan Tentang Penyakit Hipertensi. Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Tangguh, 2(1), 1–9. https://ocs.unism.ac.id/index.php/semnaspkm/article/view/928

Kementerian Kesehatan RI. (2019). Laporan Nasional Riskesdes 2018 : Kementerian Kesehatan RI, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf

Notoadmodjo, S. (2021). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. EGC.

Nur, D., Purqoti, S., & Ningsih, M. U. (2019). Identifikasi Derajat Hipertensi Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Kota Mataram. Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal), 1(2), 31–38. https://doi.org/10.32807/JKT.V1I2.35

Nurbaya, Nu., Haji Saeni, R., & Irwan, Z. (2022). Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Kader Posyandu Melalui Kegiatan Edukasi Dan Simulasi. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(1), 678–686. https://doi.org/10.31764/JMM.V6I1.6579

PAHO. (2023). First WHO report details devastating impact of hypertension and ways to stop it - PAHO/WHO | Pan American Health Organization. https://www.paho.org/en/news/19-9-2023-first-who-report-details-devastating-impact-hypertension-and-ways-stop-it

Saputri, R., Rakhman Hakim, A., Shelvia Savitri, A., Ujuldah, A., Damayanti, A., Defitamira, O., Normaya Sari, R., & Ananda Vania, R. (2023). Pendidikan Tentang Hipertensi Dan Pelatihan Menggunakan Alat Tensimeter Digital Bagi Kader Kesehatan Desa Sungai Rangas Tengah. Majalah Cendekia Mengabdi, 1(2), 52–56. https://doi.org/10.63004/MCM.V1I2.142

WHO. (2023). Hypertension. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension

Wirakhmi, I. N., & Novitasari, D. (2021). Pemberdayaan Kader Pengendalian Hipertensi. Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3), 240–248. https://doi.org/10.25008/ALTIFANI.V1I3.162

Downloads

Published

06/29/2024

How to Cite

Kustriyani, M., Supriyanti, E., Aini, D. N., Mariyati, M., & Arifianto, A. (2024). Optimalisasi Peran Kader Posyandu dalam Deteksi Hipertensi, Upaya Promotif dan Preventif Hipertensi. Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 11–15. https://doi.org/10.59086/jpm.v3i1.492

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)